Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

23 June. It's fu'in midnight.

Hola. Ya kamu tau lah, satu-satunya teman yang belum tidur jam segini cuma kalian he sider blogger. Heu heu. Hola. Iyap benar overthinking nih. 🚻 <--- Aku pake emot toilet ya buat kalian hei yang baca ini. Kan pas tu cewe cowo. Kan aku gatau tu klen cewe atau cowo. Yang jelas sih aku yakin 90%, blog ini gada pembacanya. Paan si akutu ga seru banget semua-mua dipikirin. Pengen dah jadi orang yang bener-bener ga peduli. Tapi bahaya juga si, kesannya ga punya ati banget. Tapi mulut orang-orang tu kenape si ye. Tajem bener kek jarum suntik. Tembus tuh sampe ke pembuluh darah. 🚻 What's this Put? Hella, this officially became my diary. 🚻 Diary mah disimpen buat diri sendiri kale ah. Ngaco. YA ABIS GIMANA DONG? Empet juga lama-lama semua-mua disimpen buat diri sendiri kwkw. Apa iya emang gw aja yang caper yak? 🚻 Dih gua gue, ANDA INI ORANG JAWA TIMUR COK. Dahlah, anggep aja w tuh dari planet lain bisa ga si. Anggep aja ini tuh planet Putri. AWOKAOWKAOKAOK. 🚻 Paansi, gajelas lu NAH...

Hi, it's 23 June but not really. It was 17 June.

"lelahnya" "capek banget" "aduh ga kuat" Capek ya ternyata hidup serba kekurangan. Aku yang dulu segala hal selalu disediakan tapi tetap dididik baik agar tidak menjadi anak yang hanya bisa menghamburkan uang. Diajarkan bagaimana mengelola uang sejak kecil. Yang mana sebenarnya aku lakukan dan terapkan dengan baik dan benar baru di bulan Maret 2020. Sekarang, aku yang kebingungan untuk tetap lanjut studi atau dihentikan sementara karna kendala biaya. "telat banget anjir, maret 2020 baru berapa bulan" Iya, aku yang dulu suka lupa kehidupan finansial serba berkecukupan ga selalu ada di atas. Pelan-pelan semuanya mulai berkurang sejak Eyang Kakung meninggal. Sampai sekarang, aku barusaja tersadar ternyata aku sudah dewasa. Aku yang menyesal telah menjadi pribadi yang buruk di masa lalu. Aku juga yang bersyukur sekarang sudah mengerti bagaimana caranya mencari uang dengan susah payah. Menyesal, telah mengabaikan segala pesan baik yang dilontarkan ke ...

Sekat

Mengapa harus ada sekat padahal hidup saling berdampingan? Segala hal. Munafik jika mereka tidak memandang kasta Nyatanya apa? Lihat mereka Hidup serba kekurangan tapi masih bisa tertawa bahagia Lihat kehidupan di sebelahnya Hidup serba ada tapi tak pernah ada tawa Lantas, kasta mana yang lebih berada? Mereka dengan segala kelapangan dada Atau mereka lainnya dengan harta dan tahta? Tuhan tak pernah memandang mereka berbeda Kalian, memandang saudara kalian sendiri sesuatu yang hina Ada apa? Ada apa dengan manusia? Hidup di dunia sungguh jenaka Semua berputar tentang angka Hingga rasa juga tak cukup hanya cinta "Mau makan apa anak kita jika hidup hanya dengan cinta?" Begitu kata mereka Memang benar angka adalah segalanya Tapi masih ada mereka yang yakin bahwa segala sesuatu berasal dari doa - PB
Yes, we broke. I write this with a lot of thoughts. One of my friend told me "Blog isinya kok putus asa semua, bikin sesuatu yang membangun kek". Well, i'm not that kind of person. And yes, fuck my grammar yet my typo here and there. Jst, i knew it u all already know and understand what i said.
Sometimes, all u have to do just forget it all