Aku mencintaimu

Terkadang, cinta itu rumit. Tetapi, mencintai itu sangat mudah. Sedari kecil kita pasti sudah diajarkan untuk saling mencintai. Mencintai ibu, mencintai ayah, mencintai keluarga, mencintai rumah, mencintai apapun disekitar kita. Terkadang membenci sangatlah mudah. Untuk anak-anak kecil, membenci itu mudah sekali. Dengan kita membuat mereka marah, atau kita merebut mainannya, dengan mudahnya mereka akan membenci kita. Dan, gak semua anak kecil dapat mencintai dengan mudahnya. Mencintai orang-orang baru yang baru saja mereka kenal. Tidak semudah itu untuk anak kecil.

Bagi remaja? Bagi sebagian remaja, membenci seseorang itu sulit. Ketika kita terlanjur cinta, dan kemudian orang yang kita cintai menyakiti kita begitu saja, tidak semudah itu juga kita membenci orang itu. Mengapa? Kenanganlah yang membuat kita sulit untuk membenci. Namun bagi sebagian remaja, juga mudah untuk mencintai orang lain. Mungkin mencintai idolanya, atau teman sepermainan mereka. Mungkin sang pacar.

Namun untuk kedua orang tua? Mereka dengan mudahnya mencintai kita, dan sangat sulit untuk membenci kita. Senakal apapun perbuatan kita, mereka tetap mencintai kita. Sejahat apapun kita, mereka takan bisa membenci kita. Betapa beruntungnya kita yang memiliki orang tua. Meskipun itu hanya satu, atau bahkan tiada satupun tersisa, mereka akan terus mencintai kita, bagaimanapun keadaan itu. Orang tua takan bisa membenci kita begitu saja. Orang tua benci dengan sifat-sifat buruk kita. Jika kita mengerti, dan kita merubah sifat buruk itu, kecintaan orang tua akan semakin menambah.

Aku pasti pernah marah dengan orang tuaku. Dan pasti aku juga pernah membenci mereka. Tapi itu dulu, ketika otakku belum bisa mencerna perbuatan yang aku lakukan. Itu dulu ketika aku masih bodoh untuk mengerti posisi mereka. Namun sekarang? Aku mencoba untuk pintar mengerti posisi mereka. Aku mencoba untuk bisa menjadi suatu kebanggaan bagi mereka. Mencoba merasakan posisi mereka.

Terima kasih telah memberiku banyak hal. Terima kasih telah memberiku kasih sayang tulus. Terima kasih telah merawat & membesarkanku. Terima kasih atas segala kebaikan kalian yang takan pernah bisa kubalas.

Dan, terima kasih kepada Allah yang telah memberiku orang tua yang sangat mencintaiku, dan aku mencintai mereka :) Mereka yang terbaik, yang pernah ada. Spesial untuk ibunda tercinta. Big love from me. Much love. Terima kasih untuk setiap berlian (baca : perbuatan baik) yang telah kau berikan. Aku sadar, aku minta maaf.

Sekali lagi, big thanks to Allah. :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Need time to rest