Ada yang
lain ketika aku menatap mata itu. Seperti ada degup jantung yang kencang. Rasa
malu ketika mata itu mulai menatapku. Selalu mencari-cari sosoknya ketika tak
terlihat mata. Dan ketika terlihat, aku hanya mampu memandangnya. Lucunya,
ketika sosok itu mendekat, aku seperti menjadi orang lain yang seolah-olah
biasa saja tak terjadi apa-apa. Menahan guncangan dahsyat yang ada di dalam
dada. Menjadi munafik. Aku tak pernah mengerti kenapa aku selalu menahan diri
dan menjadi jaim ketika ada kesempatan dekat dengan mu. Bodoh.
DIET
DIEETT!!! Lagi DIEEETTT. Kenapa? Banyak orang bilang ini ke aku :
Komentar
Posting Komentar