Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

Ledakan tak terduga

Aku tulis ini penuh emosi Aku tulis ini penuh rasa lelah Atas hinaan, caci maki, sarkas, sindir, keluhan yang diluncurkan terus menerus bergantian Sindiran dan sarkas ini berbagai macam bentuk, sering melalui helaan napas besar pasca menatapku Hinaan, tengah mengerjakan tugas yang sesungguhnya cukup membuat hampir gila (ya terserah, hampir gila menurutku, lebay menurut kalian its okay) tiba-tiba meluncur perkataan kurang lebih mengatakan bahwasanya aku dari tadi hanya diam dan bermain-main, lalu diakhiri dengan helaan napas dalam dan besar memberatkan Keluhan bahwasanya tidak dibantu tidak ditolong malah melakukan hal sia-sia, yang mana hal yang dianggap sia-sia ini adalah tugas akhir dan syarat-syarat kelulusan lainnya Sedikit, demi sedikit, dengan mudah mengabaikan hal-hal demikian. Lama, kelamaan, akhirnya membuncah dan meluap segala abai yang ternyata hanya mengendap lalu menyumbat mengakibatkan ledakan. Heran juga, kenapa ya? Bisa demikian. Berkata percaya namun ker...

People power or not, i'm not stand for that

Kalau dipikir sedikit, ya juga. Demo sedemikian rupa itu untuk apasih? Manfaatnya apa? Suara didengar ❌ Merugikan dan menghambat aktivitas orang lain ✔✔ KRL sampe ditutup lo. Siaga satu di pusat ibu kota . Mau mengulang mei 1998?? Coba berpikir sedikit. Posisikan diri sebagai awam yg tidak memihak siapapun. Aturan demonstrasi sudah ada dan jelas. Untuk apa dilanggar wahai manusia yang saya msh gatau kenapa mau melakukan itu. Ada apa sebenarnya dalam lubuk hatimu itu? Uang? Kekuasaan? Dendam? Praktik sabar dan pasrah lalu tawakal butuh proses yg tidak sebentar. Hal yg paling sering dilontarkan, paling mudah diucapkan, tp kenyataannya paling sulit. Sepele tapi menjadi kunci. Kenapa ya kalian ini yg mudah terprovokasi, membuncah hingga meluap seluruh emosi sampai membahayakan negara kalian sendiri, ada apa sebenarnya dg anda-anda sekalian ini ?

Kompilasi minggu-4 bulan Mei 2019

20 Mei 2019 07:48 PM Lihat revisian langsung pusing. Sungguh aku adalah selemah-lemahnya iman. — 08:55 AM Melarang orang lain mengeluh, membandingkan dengan betapa sesangranya ia, tapi sendirinya tak lepas dari mengeluh. Benar sekali ia .

Kompilasi minggu-3 bulan Mei 2019

15 Mei 2019 12:32 AM Ada ya? Manusia menyebalkan. Seolah-olah tau segalanya, nyatanya? NYATANYA NIHIL. — 16 Mei 2019 09:19 AM Mikirnya 3 jam, cuma nambah satu halaman. hehehe. Bhaiqqqla 01:53 PM Baca tulisan lama. Terdengar galau tapi diingat-ingat itu usiaku yang masih sangat muda. Ya Tuhan, malu rasanya . 01:57 PM Ke kampus tidak mandi dong. Ini kenapa jamnya deketan soalnya emang gabut banget nungguin dosen . — 17 Mei 2019 02:00 AM Bosan . — 19 Mei 2019 09:31 PM Diperintah melakukan sesuatu tanpa diberi contoh. Ketika percobaan pertama dilakukan dan ternyata salah langsung dihukum mati. Silahkan. Silahkan saja. Peduli apa saya ini? Tidak. Saya bukan manusia yang punya rasa kepedulian, ujar anda seperti yang sudah-sudah . 09:59 PM Silahkan saya dibenci. Sepenuh hatipun tak apa. Silahkan saya dicaci. Hingga saya tiada pun tak apa. Silahkan. Ciptakan sekat. Silahkan ciptakan sekat. Sekat yang anda buat sendiri. Sekat yang anda nikmati sendiri. Ny...

Jangan sampai kamu tau ini, 1

Kamu, yang berhasil membawa pergi sebagian hati untuk disimpan di tempat lain. Kamu, yang berhasil membawa lari setumpuk harapan dan doa. Obrolan singkat berujung terpikat. Terima kasih telah hadir. Mengerti bahwa kau takkan pernah menyadari adanya aku dan rasa juga asa ini, apakah masih boleh doa yang aku panjatkan ini memintamu hadir untuk menemani sepanjang hidupku? Bolehkan aku memohon kepada Tuhanku yang juga Tuhanmu agar kau disandingkan denganku, mendengar semua keluh kesahku, tawa ku yang sama sekali tak merdu, tingkahku yang sama sekali tidak mencerminkan wanita lemah lembut, suasana hatiku yang tak pernah menentu? Ah, siapa aku memintamu begitu besar? Siapa aku mengharapmu untukku? Tapi, apa mungkin Tuhan mau mengikhlaskan satu malaikatnya untuk menolongku? Menolong? Menolongku menghentikan semua kesia-siaan. Terima kasih telah hadir. Membungkam rasa penasaran. Menghentikan pandangan. Mematahkan keputus asaan. Yang justru membuatku menaruh har...

Pertengahan Mei 2019

WAH GILA SIIH Gimana ya? Aku terlanjur janji untuk tidak merepotkan orang lain dengan beban-bebanku. Akhirnya diperbaruilah blog yang sudah sangat usang dan berdebu ini. Ya gapapa ya kalian-kalian ini yang mungkin sudah mau repot-repot baca tulisan-tulisan yang mungkin juga akan sering nampak di blog ini. Oh iyaa, tolong saya diberi tips agar tidak mudah ngantuk gitu bisa kali :') ini sedang bergelut dengan kantuk jadinya nulis blog gini. Semua yang saya/aku tulis di sini murni keluh kesah, keresahan, rasa, dan asa. Saat dibatasi ruang gerak dalam meng ekspresikan diri oleh bacot netizen. Sesungguhnya/sebenarnya tak apa. Semua orang mempunyai hak dalam berbicara. Ada beberapa titik ego manusia yang membatasi kebebasan itu singgah. Saya misalnya, payah dalam candaan teman-teman yang suka body shaming  atau flirting  terhadap organ tubuh wanita saya. Masih suka baper, masih suka gondok. Tapi ga lama, tapi ya marah. Jelas. Entah. Sebagian orang bilang saya ini kaku. Se...
Tuan, wahai tuan Percakapan singkat yang mampu membuatku terpikat Obrolan hangat yang menembus sekat Tuan, wahai tuan adakah mantra tersirat dalam sesaat?